Skip navigation

Saya pernah diberitahunya soal nasihat yang diterimanya dari Mbak Tun, “Di Jakarta, mengerjakan segala sesuatu harusecepat mungkin, supaya segera selesai.” Hari ini Saya melihat contoh seseorang yang benar-benar menjalankan nasihat itu.

Namanya Pak Kodri. Saya pertama kali mengenalnya sekitar tahun 2005, seorang tukang becak. Saya juga pernah melihatnya membersihkan rumput di lapangan komplek sekitar, mungkin atas permintaan RT. Istrinya adalah juru masak di rumah Paklik. Saya tidak mengenalnya lebih jauh. Yang Saya tahu, Paklik sering membantu keluarga Pak Kodri, memberikan pekerjaan seperti antar-jemput anaknya Paklik, sampai dengan menyekolahkan anak Pak Kodri.

Saya jarang berkunjung ke rumah Paklik, karena saat itu Saya sedang menjalani studi. Beberapa bulan berlalu, ternyata Pak Kodri sudah mampu memiliki motor walaupun mungkin cicilan. Waktu berlalu kembali, dan Saya dengar kabarnya Pak Kodri kini punya usaha jasa laundry. Beliau mengambil pakaiannya dari beberapa tempat, salah satunya dari Jatinegara, mencuci pakaian tersebut di rumah kontrakannya sendiri di daerah Kranji, dan mengembalikannya keesokan harinya. Dan Saya baru benar-benar sadar akan keuletannya setelah Saya melihatnya sendiri siang ini.

Pagi tadi Ibu meminta bantuan Pak Kodri untuk mengerjakan beberapa hal, kebanyakan perbaikan rumah (sebelum mbecak, Pak Kodri pernah bekerja sebagai tukang bangunan).  Sekitar jam 07.30 Ibu menelepon, dan 10 menit kemudian Pak Kodri sudah tiba di depan rumah. Waktu tempuh yang lumrah. Tapi andai itu Saya, pasti lebih lama karena tidak segera berangkat.

Tugas yang Ibu minta adalah menebang dahan-dahan pohon di depan rumah, memotong rumput, memperbaiki daun lemari dapur yang lepas dari engselnya karena dudukannya lapuk dan jebol, dan memperbaiki lapisan seng di dua tempat di atap rumah yang bocor. Pak Kodri datang membawa beberapa alat pertukangan, sedang keperluan bahan bangunan masih harus dibeli. Belum juga adzan dhuhur berkumandang, Pak Kodri sudah merampungkan pekerjaannya, membereskan sisa-sisa sampah, dan pulang.

Luar biasa. Saya baru sadar bahwa usaha laundry yang dijalankannya tidak akan berjalan jika bukan orang seperti Pak Kodri dan istrinya yang mengerjakan. Tugas diselesaikan secepat kilat tanpa mengabaikan mutu kerja, kemudian melanjutkan tugas lainnya.

Saya dengar kabar lainnya, Pak Kodri saat ini sedang mencicil pembelian rumah yang sekarang ini dikontraknya meskipun sedikit demi sedikit. Kemajuan kesejahteraan yang Saya lihat pada dirinya termasuk luar biasa kalau mengingat ini semua terjadi dalam kurun waktu empat tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: